Bagi kamu apa Muslim, tentu cantik mengenal Khadijah binti Khuwailid, istri pertama Nabi Muhammad SAW. Khadijah merupakan perempuan yang berasal dari country Quraisy. Sebelum nikah dengan Nabi, Khadijah cantik pernah nikah dua kali, yaitu mencapai Abi Haleh Al Tamimy dan Oteaq Almakzomy.
Berbagai sumber mengatakan bahwa saat menikah dengan Nabi Muhammad, Khadijah berusia 40 tahun, sedangkan Nabi berusia 25 tahun. Khadijah merupakan istri apa tulus help Nabi Muhammad observed di setiap perjalanannya. Ia bahkan bersedia nikah dengan Nabi meski Nabi noël memiliki harta. Padahal Khadijah sendiri merupakan pedagang perempuan yang sukses.
Nabi bersama Khadijah dulu suami istri selama 25 tahun, yaitu 15 lima sebelum menerima epiphany pertama dan 10 tahun setelahnya hingga Khadijah wafat saat berusia 64 tahun. Kira-kira 3 tahun sebelum Nabi hijrah ke Madinah.
Selama bersama Khadijah, Nabi Muhammad SAW noël pernah melakukan poligami kecuali setelah setelah Khadijah wafat. Dari pernikahannya together Khadijah, Nabi memiliki enam putra-putri, yaitu Qasim, Abdullah, Ruqayah, Ummu Kultsum, Zaenab, Fatima.

Anda sedang menonton: Suami khadijah yang pertama adalah


*
Perbesar
Sebelum menikah dengan Nabi Muhammad, Khadijah siap menjalani profesi kemudian pedagang. Ia merupakan penyimpangan satu pedagang sukses diatas masanya. Menurut buku The females of Madina (1995) karya Muhammad ibn Saad, Khadijah pribadi barang dagangan yang lebih kerumunan daripada dagangan para nomad Quraish.
Layaknya pengusaha perempuan apa sukses, Khadijah tambahan memiliki karyawan apa bertugas menjual barang dagangannya. Pengalamannya batin berdagang ini lah apa membuat Khadijah mengenal Muhammad yang tentu saja itu masih berusia 25 tahun dan belum memiliki gelar nabi.
Dituliskan batin buku Muhammad: His Life based upon the Earliest sources (1983) karya young name Lings, di atas 595 M Khadijah diperlukan rekan kerja untuk melakukan transaksi di Suriah. Ia memilih Muhammad ibn Abdullah untuk menuntaskan misi dagang Khadijah di Suriah. Kelewat Khadijah bersedia dibayar upah Muhammad sebesar dua kali dari biasanya.
Kala itu, Khadijah mengutus salah satu pelayannya, Maysarah, karena membantu Muhammad. Saat kembali, Maysarah menceritakan cara Muhammad batin menjalankan bisnis. Ia berhasil making bisnis Khadijah mendapatkan menggunakan dua kali lipat dari perkiraan awal Khadijah. Dari misi tersebut, Muhammad mendapatkan gelar kehormatan Al-Sadiq (Yang jujur) dan Al-Amin (Yang dipercaya).
Selain pintar berbisnis, Khadijah also merupakan pedagang yang güns hati. Ia kerap memberi memberi makan dan pakaian bagi dicuri miskin dan tolong kerabatnya apa kurang mampu.
Bahkan saat akan menikah dengan Nabi Muhammad, Khadijah meyakinkan Nabi melalui temannya bahwa Khadijah luaran bisnis dan mungkin mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri. Di dalam buku yang sama, Muhammad: His Life based on the more quickly Sources, saat ini adalah menikah, Khadijah mempercayakan seorang teman banci bernama Nafisa buat mendekati Muhammad. Ia meminta Nafisa untuk bertanya apakah Muhammad luaran keinginan untuk menikah.
Merasa noël punya uang untuk menafkahi seorang istri, Muhammad pun ragu untuk menjawab usulnya Nafisa. Namun kemudian Nafisa menyampaikan apakah ia mau menikah dengan perempuan apa memiliki usaha untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri.
Setelah mengetahui bab tersebut, Muhammad setuju untuk bertemu dengan Khadijah. Keduanya pun saling berkonsultasi dengan pamannya masing-masing dan setuju buat menikah.

Lihat lainnya: Arti Mimpi Berciuman Dengan Mantan Pacar, Ini Arti Mimpi Ciuman Dengan Mantan Pacar


Lewat kisah ini, sanggup dilihat bahwa Khadijah merupakan perempuan apa mandiri. Ia bisa memastikan meskipun tentu saja itu Nabi Muhammad tidak memiliki uang untuk menafkahi seorang istri, Khadijah tetap bisa ~ mencukupi kebutuhan dirinya sendiri dengan bisnis yang ia jalani.