Puisi Pahlawan – Jasa pahlawan sangatlah besar, tidak punya mereka kita noel akan menikmati kemerdekaan sebagai saat ini. Merdeka untuk bekerja, bebas bergerak di negeri sendiri, bebas berpendapat, dan bebas memutuskan nasib sendiri. 

Pengorbanan mereka sungguh luar biasa, berkorban buat negara tercinta demi kehidupan apa lebih baik bagi anak cucu. Karena itu, tidak kita melupakan sejarah, sejarah koknya negeri ini diperjuangkan, sejarah perjuangan para pahlawan apa harus selalu kita kenang terutama di momen-momen tertentu kemudian perayaan aku nasional.

Anda sedang menonton: Puisi pahlawan singkat 2 bait


Hari peringatan kemerdekan, aku pahlawan, dan pahlawan nasional maupun daerah, patut diperingati seperti pada saat upacara bendera. Tak terlupakan doa teriring kepada mereka para pahlawan menjangkau mengunjungi makamnya di momen-momen selamat tersebut. Dan sebagai penggugah semangat kepahlawanan, produksi puisi pahlawan juga bisa were sarana menebalkan rasa patriotisme. Contoh puisi semangat pahlawan such berikut.


Daftar Isi


Puisi Pahlawan

*
Puisi Pahlawan
Untuk Pahlawan NegrikuUntuk negriku…
Hancur lebing tulang belulang
Berlumur darah sekujur tubuh
Bermandi keringat penyejuk hatiKu rela demi tanah airku
Sangsaka merah berani
Putih nan suci
Melambai-lambai di tiup angin
Air mata bercucuran sambil menganjungkan do’a
Untuk pahlawan negri
Berpijak berdebu pasir
Berderai kasih hanya untuk pahlawan jagat raya
Hanya jasamu yang bisa ku lihat
Hanya jasamu yang bisa ku kenang 
Tubuhmu hancur lebur hilang siapa tahu kemana
Demi darahmu…
Demi tulangmu…
Aku perjuangkan negriku
Ini Indonesiaku

Puisi Pengorbanan Pahlawan

*
Puisi PahlawanPengorbanan Seorang Pahlawan

Wahai pahlawankuKan ku kenang selalu jasamuSeluruh maka terbuka become perjuangan muKau bela kemerdekaan

Kau rela korbankan jiwa ragaDemi nusa dan bangsaJasamu modernkan abadiBersemayam di hati penerusmuBerkat pengorbananmu

Rakyat dan negara kini semakin majuKokoh tahan lama bersatuMelanjutkan cita-cita bermusim muTerima kasih pahlawan

Kau telah berkorban untuk Negara kuTerimakasih pahlawan

Puisi Pahlawan bersentuhan Jiwa

*
Puisi PahlawanKita Indonesia

Daku adalah putra bangsaDengan suara keras menyalakMeneriakkanMerdeka merdeka merdekaTak peduli siapa engkauJika kau adalah akuMaka teriakkanlah hal yang samaKarena aku dan kau adalah Indonesia

Kita adalah IndonesiaDengan suara menggelegar untuk kita berteriakMenyalakkan voice lantangMerdeka merdeka merdekaMaka marilah berteriak bersamaKarena aku kau dan kalianAdalah Indonesia

Kita IndonesiaAku kau dan kalianAkan achieved peran apa besarUntuk majunya country iniMenuju kemerdekaan apa hakikiKemerdekaan yang sejatiKita delegasi melakukannyaKarena itupenggunaan Indonesia

Puisi Pahlawan Tumpah Darah Indonesia

*
Puisi PahlawanDi jepit Seruan Pahlawan

karya: Zshara Aurora

Kabut…Dalam kenangan pergolakan pertiwiMendung…Bertandakah hujan derasMembanjiri rasa apa haus kemerdekaanDia apa semua yang ada menunggu keputusan Sakral

Serbu…Merdeka atau dies Allahu AkbarTitahmu terdengar kian merasuk dalam jiwaDalam serbuan bambu tajam menyatuEngkau teruskan Menyebut Ayat-ayat suciEngkau teriakkan semangat juang demi negriEngkau relakan terkasih menahan tepaan belatiUntuk ibu pertiwi

Kini kau lihat…Merah warna hitam tanah kelahiranmuPertumpahan darah para penjajah kejiGemelutmu tak kunjung siaLindunganya always di hatimuUntuk kemerdekaan Indonesia AbadiPuisi Guruku Pahlawan tanpa tanda Jasa


Jika world kami apa dulu kosongtak pernah kau isiMungkin hanya ada melukis hampa, gelaptak bisa apa-apa, tak sanggup kemana-mana

Puisi hari Pahlawan

*
Puisi PahlawanTANAH TUMPAH DARAHKU

Aku tak ingin lanskapnya bangsakuKalah tersungungkur melalui waktuAktu tak ingin lanskapnya bangsakuJatuh tenggelam setelah dalam kehancuran

Dengan tentukan setinggi langitUntuk tanah ini aku rela berkorbanDisaat percaya diriku menyusutDisaat itulah semangatku semakin berkobar

Selama mentari masih menyinari dunia Aku takkan berhenti sedetik pun Menyelamatkan melindungi dan mempertahankan Walaupun hingga aku menyatu dengan negara negeriku 

Bersatulah wahai penerus bangsa Bulatkan tekadmu dan tegarlah bagai batu karang Keraskan segala usahamu serta keraskan pula suaramu Karena setiap usaha apa keras takkan mengkhianati 

Harapanku akan selalu mengiringi Untuk negara negeri ini setiap hari Aku noel ingin lagi Melihat medang pertiwi tersiksa hati

Puisi Pahlawan 4 Bait

*
Puisi PahlawanBayang-Bayang Pejuang

Bayang-bayang para pejuang bangsaWanginya harum di pusat deretan para pujanggaKisahnya indah sepenuhnya perjuanganSang pahlawan negara dan negara

Merelakan nyawa di medan pertempuranRela dadanya tertembus peluruMeskipun tergeletak di tanah jenuh darahNamun ia tetap lives di dalam jiwa kita

Bayang-bayang para pejuang bangsaKita menapak menembus eraDan kau saksikan kami di alam surga sanaKita bersatu karena mempertahankan

Kau bawa pulang seragam lusuhmuKau kenakan dengan rapiMeski kau tak dikenalNamun juangmu masih terasa 

Puisi Pahlawan tanpa sign Jasa

*
Puisi PahlawanRindu Guru

Di sepinya malam,Di gelapnya gulitaMungkin just satu malam sajaNamun sangat bermakna

Di teriknya siangKau adalah penduhkuMeski hanya sebantar sajaNamun sangatlah bermakna

JasamuAdalah kasih sayangmuTak harapkan balasan dan imbalanKarena kau adalah pahlawan tanpa gejala jasa

Aku baru sadarSangat berat were engkauButuh tenaga apa kuat dan sabarKini aku menjadi engkauSangat memuat rupanya

Terimakasih darikuAnak didikmu duluYang pernah menjadi muridmuKini aku were dirimuKan kukenang selalu jasa-jasamu 

Puisi Pahlawan karya chairil Anwar

*
Puisi PahlawanKrawang – BekasiOleh : chairil Anwar

Kami apa kini terbaring antara Krawang-Bekasitidak bisa ~ teriak “Merdeka” dan angkat waffen lagi.

Tapi siapakah yang noël lagi mendengarkan deru kami,terbayang kita maju dan mendegap trấn ?

Kami satrat padamu batin hening di malam sepiJika dada rasa hampa dan kota dinding apa berdetakKami sekarat muda. Yang tinggal tulang dibelilkan debu.Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba maafkan saya yang kami bisaTapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakanTapi adalah kepunyaanmuKaulah lagi apa tentukan biaya tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan menang dan harapanatau tidak buat apa-apa,Kami noel tahu, kami noel lagi sanggup berkataKaulah sekarang apa berkata

Kami spratly padamu di dalam hening di malam sepiJika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kamiTeruskan, teruskan jiwa kamiMenjaga Bung Karnomenjaga Bung Hattamenjaga Bung Sjahrir

Kami muncul mayatBerikan kita artiBerjagalah terus di panas batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kamiyang membukukan tulang-tulang dibelilkan debuBeribu kalian terbaring antara Krawang-Bekasi

Puisi Pahlawan 10 November

*
Puisi PahlawanPupus Raga Hilang Nyawa

Napak tilas para pahlawan bangsaBerkibar batin syair sang sakaBerkobar batin puisi indonesiaUntuk meraih Cita-cita merdeka

Napak tilas anak bangsaBersatu di dalam semangat jiwaBergema di jagat nusantaraUntuk meraih prestasi dan karya

Merdeka…Kata yang sepenuhnya dengan maknaBertahta batin raga pejuang bangsaBermandikan darah dan air mata

Merdeka…Perjuangan tanpa pamrih untuk republik tercintaMenggelora di garis khatulistiwaMemberi kejayaan negara sepanjang masa

Merdeka…Harta apa tak ternilai harganyaMenjadi pemicu pemimpin bangsaUntuk ke tahap di Era dunia

Puisi Pahlawan 2 Bait

*
Puisi PahlawanKobarkan Semangat

Selama matahari masih bersinarAku tak pernah berhentiWalau itu just sebentarUntuk melindungi dan mempertahankan

Meskipun aku menjadi bersatu dengan tanah airkuBersama darah dan keringatkuMari bersatuPara penerusku 


Puisi Pahlawan 3 bait

*
Puisi PahlawanPahlawan yang Hilang

Dimana lainnya kan kutemukan keberanianmuDimana lainnya kan kutemukan pekik teriak semangatmuDimala lagi ku temukan sosok sepertimuWahai pahlawan

Beribu days telah kulaluiJutaan hari telah kuhitung mencapai jemariNamun tak mampu jua kutemukanSosok pahlawan sejati

Kumeniti jalanan jenuh onak dan duriMenyusuri gurun pasir yang kering kerontangDimanakah modern kutemui lagiSosok sepertimu wahai pahlawanku

Puisi Pahlawan Soekarno

*
Puisi Pahlawan Soekarno

Ohh,, anak kandung medang pertiwi..117 five lalu,telah mekar sekuntum bunga mawarYang mengharumkan tanah Jawa,Menggetarkan alam raya.

Ohh,, bunga bangsa…Lelaki sawo matang,Berkopiah hitam,bertubuh tegak,berparas menawan,

Yang melakukan dari kandunganIbu yang dermawan,Yang dibesarkan di kumpulanOrang hebat di negara Jawa

Setiap katamu dipuja,Setiap langkahmu stimulasi semangatJiwa-jiwa yang putus asa.

Wahai sang proklamator bangsa..Kalau bukan untuk kau,Tak become pernah ada kata merdeka.Kalau bukan buat kau,Tak ini adalah ada Indonesia.

Puisi Pahlawan Pendidikan

*
Puisi Pahlawan Pendidikan

Jika di dunia ini tanpa ada kauMaka akan kosongHampa dan gelapTak bisa maju

Kini dunia dipenuhi kawanan warnaPenuh polemikDengan berbagai goresanJuga mimpi mimpi apa beterbangan

Kini bukan lagi mimpiAtau khyalanKarenamuKini cat warni berpendarTerlukis keindahanTerlukis baris lurusDan kalimat yang terbacaTerang benderang

TerimakasihUntuk semua yang kau lakukanKarenamu, kini bangsa menjadi cerdasDenganmu,Kini nasib telah berubah indahTak ada apa tak mungkin

Hanya ucapan terimakasih

Puisi Semangat Pahlawan

*
Puisi PahlawanTerima kasih pahlawan

karya: Rayhandi

Kuucapkan terima kasih untuk kalian yang disana apa mati buat berani yang mati untuk yakin apa mati untuk benar.

Kuucapkan terima kasih karena jasad apa sekarang dulu abu untuk kalian kalian merdeka buat kalian merah putih bertegangan di pucuk langit garuda Menjulang were bukti darah dan nyawa telah tertaruh.

Kuucapkan terima kasih untuk keberanian kita Keberanian yang tumbuh di dasar trấn Menjalar konsen darah Tiada undg kalian berperang bahkan matipun mau dikau.

Kuucapkan terima kasih untuk setiap doa Doa yang setiap black terbang ke langit Doa apa tiada henti hentinya kami tasbih karena kami, indonesia mendatang.

Kuucapkan bertubi Tanah apa kami injak Air apa kami minum Adalah darah dan nyawa apa dulu melayang.

Kuucapkan terima kasih sekali lagi, kuucapkan terima kasih karena kalian yang sekarang sudah di surga Tersenyum lanskap garuda terbang tinggi.

Puisi Pahlawan Kemerdekaan

*
Puisi Pahlawan

Ditanah ini itupenggunaan dilahirkanDitanah ini kita mengambil napas dalam-dalam udara sepenuhnya kesejukanDitanah ini kita disediakan air buat minumDitanah ini kita disuguhkan melimpahnya wealth alam

Tidaklah untuk kita berontak pemandangan penjajahan bangsaAtas mengatasnamakan gratis bertopengReformasi..Harta kita dijarah, kehormatan kita terinjakAkankah kau tetap melihat setiap orang ini?Untuk indonesia tercinta, mari untuk kita perjuangkanHak kemerdekaan kita

Untuk kedudukan ditanah air IndonesiaMenjaga kemerdekaan buat tetap merdekaUntuk kesejahteraan bangsaUntuk Indonesia yang lebih berkaryaNKRI HARGA MATI!

Puisi Pahlawan Pendek

*
Puisi Pahlawan

PahlawankuBagaimana ku bisaMembalas jasa-jasamuYang telah kau berikan buat bumi pertiwi

Haruskah aku dibawah ke medan perangHaruskah aku bak mandi berlumuran darahHaruskah aku tersusuk berlimpah belati penjajahAku tak kenal cara untuk membalas jasa-jasamu

Engkau relakan nyawamuDemi satu kemerdekaan yang mungkinTak sanggup kau raih mencapai tanganmu sendiriPahlawanku engkaulah bunga bangsa

Puisi Pahlawan Indonesia

*
Puisi PahlawanUntukmu Pahlawan Indonesiaku

Demi negeri…Engkau korbankan waktumuDemi bangsa…Rela kau taruhkan nyawamuMaut menghadang di depanKau bilang akun itu hiburan

Tampak raut wajahmuTak segelintir rasa takutSemangat membakar di jiwamuTaklukkan mereka penghalang negri

Hari-hari mu di warnaiPembunuhan dan pembantaianDan dihiasi Bunga-bunga apiMengalir sungai darah di sekitarmuBahkan tak langka mata wait darah ituYang muncul dari tubuhmuNamun tak dapat…Runtuhkan tebing semangat juangmu

Bambu runcing apa setia menemanimuKaki telanjang apa tak beralasPakaian dengan seribu wangianBasah di badan keringpun di badanYang kini menghantarkan indonesiaKedalam istana kemerdekaan

Puisi Pahlawanku

*
Puisi PahlawanPahlawanku

karya: Sulistiono

Deru kibar Sang Dwiwarna…Terdengar gagah di setiap penjuru negerikuGema defisit meriam dan jatuhan proyektilnyaTelah lanjutan jauh…Tak lagi mengganggu, lembutnya nyiur melambaidi pantaiku nan mempesona.

Kini terang jalanku…Nampak benderang cahaya negerikuBukan untuk obor-obor peperangan…Bukan karena letupan api dari moncong senjata…Tapi untuk cinta…Cinta yang diwariskan melalui mereka…Mereka?Manusia-manusia muliayang rela mengucurkan darahnyayang rela aku berdiri seluruh jiwa raganya,demi satu kata…Satu kata yang jenuh maknaSatu kata yang sangat berarti adanyaSatu kata… MERDEKA!!!

Pahlawanku…Hadirmu adalah keselamatanku dan kepergianmu adalah popularitas bagimu

Puisi Pahlawan Pejuang Indonesia

*
Puisi PahlawanJenderal Sudirman

Sederhana dan bersahajaRendah trần serta jenuh kasihBegitulah sosoknyaJenderal Sudirman

Diiringi keikhlasan menjalani perjuanganDisertai ketabahan di dalam kesakitanDan menempel kesabaran dalam menentang kezhaliman

Dapatkah lagi pimpinan sepertinya ditemukan?Disertai ketabahan di dalam kesakitanDan pergolakan tlah merubah keadaan

Rindu kami become pemimpin sepertinyaRindu kami become tokoh sebijak dan setangguh dirinya.

Seorang pejuang kebanggaan bangsayang rela pertarungan demi kebenaranyang rela bertarung demi perdamaianyang rela bertarung demi kemerdekaanbagi seluruh orang Indonesia.

Puisi Pahlawan medang Kartini

*
Puisi Pahlawan

Raden Ajeng Kartini…Kau adalah banci sejatiCita -citamu luhur dicari memajukan kaummuTak gentar kau melawan takdirmuDemi kuat kaummu

Raden Ajeng Kartini…Kau adalah pertimpan bagi kamiKau sejajarkan kami di mata duniaKau adalah cerminan bagi kami

Raden Ajeng Kartini…Dunia kami bersinar karenamuKini mereka tak memandang rendah diatas kamiKini kami bangga such wanitaKarena kami adalah kehormatan negeri ini

Raden Ajeng Kartini…Kami berjanji padamuUntuk memajukan negeri kamiIngin kita berjuang isilah kemerdekaanDengan ilmu dan kasih bayi kamiDemi mewujudkan cita – cita luhurmu

Puisi Pahlawan tak Dikenal karya Toto Sudarto Bachtiar

*
Puisi PahlawanPahlawan Tak Dikenal

Sepuluh five yang lalu dia terbaring..Tetapi ndak tidur, sayang…Sebuah rongga peluru bulat di dadanya..Senyum bekunya mau berkata, untuk kita sedang perang…

Dia noel ingat bilamana dialah datang..Kedua lengannya memeluk senapan..Dia noel tahu buat siapa dialah datang..Kemudian dialah terbaring, tapi bukan untuk tidur sayang…

Wajah sunyi setengah tergundah..Menangkap sepi pedang senja..Dunia tambah beku di sentral derap dan suara menderu..Dia masih terutang muda…

Hari akun itu 10 November, hujan pun start turun..Orang-orang ingin kembali memandangnya.Sambil merangkai karangan bunga..Tapi yang nampak, wajah-wajah sendiri apa tak dikenalnya…

Sepuluh lima yang lalu dia terbaring..Tetapi ~ no tidur, sayang..Sebuah peluru cincin di dadanya…Senyum bekunya mau berkata: “aku terutang muda”

Puisi Pahlawan Nasional

*
Puisi PahlawanDiponegoro

Oleh : kursi Anwar

Di masa pembangunan inituan lives kembali

Dan bara kagum were api

Di dore sekali tuhan menantiTak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.Pedang di kanan, keris di kiriBerselempang semangat apa tak bisa ~ mati.

MAJU

Ini barisan tak bergenderang-berpaluKepercayaan tanda tangan menyerbu.

Sekali berartiSudah menemani itu mati.

Lihat lainnya: Piala Sudirman 2015 : Inilah Jadwal Semifinal Piala Sudirman Cup 2015

MAJU

Bagimu NegeriMenyediakan api.

Punah di ~ menghambaBinasa pada ditindasSesungguhnya cara ajal baru tercapaiJika hidup harus merasai

MajuSerbuSerangTerjang

Demikian kumpulan puisi pahlawan yang bisa kamu jadikan referensi karena tugas sekolah atau menjadi inspirasi buat membuat puisi sendiri. Semoga semangat kepahlawan dengan tegas menyala-nyala di dada kita kemudian langkah sejati menghargai jasa-jasa para pahlawan Indonesia. Merdeka!!!