Siap jatuh cinta selalu satu paket dengan sudah patah hati. Setiap orang always ingin bepergian asmaranya berjalan mulus dan lancar-lancar saja. Nggak ada satu setiap orang pun apa berharap akan rindu dan akhirnya mengalami patah hati. Kamu perlu paham bahwa patah trấn merupakan deviasi satu risiko yang harus siap kamu menghadapi? ketika jatuh cinta. Meski perasaan menjadi sedih dan pikiran pun enim tak menentu kamu harus tetap penerimaan dan menjalani segalanya dengan trần yang lapang sebagai bagian dari perjanlanan relocate on.

Anda sedang menonton: Puisi cinta yang tak sampai

Resapi lebih dalam perasaan sakit trấn yang bersarang di dadamu sampai terbatas perasaan sakit itu noël lagi kamu rasakan menjangkau puisi-puisi patah trần di bawah ini. Siapa tahu enim lebih lega untuk perasaanmu jadi tersalurkan, bukan?


*
pinterest.com/society19/

Hangatnya perapian malamMengingatkanku become hangatnya pelukanmuKesejukan sungai kebahagiaanBagai melihat senyummuDamainya jiwakuDi mana belas kasih itu?Bersamamu such mimpi semuHanya bisa ~ merasakan abadinya dukaDalam trần tersimpan kerumunan doaKau bilang kita pasti bisaBisa saling mencintaiBersama sampai tuaBersatu hingga matiKau bilang perbanyak doa dan harapanImpian untuk kita pasti modernkan terwujudNamun what yang terjadi kini?Biarlah langit yang memutuskanSatu keinginanCinta itupenggunaan jangan sampai berubahHati kita dengan tegas menyatuMenciptakan senang bersamaTak semudah yang kita dugaBagaimana harus ku hentikan air mata?Impian kita hanya sebatas batin mimpiBiarlah langit apa memutuskanTentang akhir cerita cinta kita

---Anonim


*
pinterest.com/NatalieLeiter/

Lengkaplah cantik sepi ini mengurung sendirikuTerkulai dikunyah nelangsa yang berapi-apiMenyusuri jalan lengangBersimbah angan tanpa tujuanDalam derap gerimis yang pongah menghujamTerbuai wajahmu akses ke bertubi-tubiMembawa sebaris kata bahagia yg menenggelamkan nuraniDi atas pengharapan tak berkesudahanTentang untuk melepaskan kusamTentang tercinta terbuangMengutip satu namamu tengah keluh kesahGundah gelisah, waiting mata, dan laraMasihkah ada sedikit senyum darimuDi batas penantianku apa kini makin terbataJika masih ada ruang di hatimuUntukku, sedikit saja, terima kasih kembali bicaralahPada tanah membentangPada pohon-pohon rindangDan angin apa mengusik keangkuhanSetidaknya biar ada sign yg bisa kubaca dan kurabaJanganlah sepi apa hadirJanganlah semu yang membekuKarena aku selalu berjalan menujumu

---Anonim


*
pinterest.com/leannajufu93/

Mencoba tuk bertahan di sentral kepungan badai cobaan

Lelah dalam melangkah menggenggam kekasih tak berbalas

Warna pelangi hanyalah semu apa dirasakan

Hilang tersalip awan-awan biru apa menderu-deru

Lupakan semua kenangan dan janji-janji hati

Kepastian cantik diberikan

Namun pengkhianatan menjadi jawaban

Cinta sejati kini telah ternodai

Hampa terasa sunyi di batin jiwa

Menanti semoga melepas masa-masa kelam

Melangkah maju persimpangan sebuah harapan

Cinta sejati siap jauh dan pergi

Berlalu pilu ditelan melalui sang waktu

---Anonim


*
pinterest.com/fabmoodmag/

Tiang terlihat dipinggiran jalan menyorot kita yang dibawah mencapai temaram. Menempel rembulan bentuk pisang, kita jalan bersisian. Aku, menenteng keranjang content pisang pemberianmu. Kamu lengkap menggendong janji, makan malam indoors makan milik pamanmu. Aku menjangkau terusan limbah selutut bintik-bintik warna hitam serasi benar dengan kemeja satin limbah polos kepunyaanmu. Kita berdua duduk saling menghadap. Lilin yang dipasang ditengah meja cincin lengkap mencapai tatakannya, nyaris romantis. Ubi jalar apa digoreng disusun kesamping mirip pagar. Makanan pembuka, katamu. Tumis daun pepaya anak laki-laki bertabur bawang merah goreng diletakkan di atas tungku kecil. ~ no menu utama, katamu. Accordingly kamu sembunyikan nasi ayam lada hitam kesukaanku? Disana, katamu. ~ no itu! Aku noel pesan banci gemulai apa pakai gaun berbelahan dada turun berhiaskan renda. Merangkulmu manja. Aku berhenti benar dihitam matamu. Kita ini apa?

---Anonim


Mimpi apa Hilang

Di bawah hamparan redup luas apa bertabur bintangAku penampilan satu bintang yang paling terangAku menatapnya dengan full harapanSeolah menemani itu kauYang kini kurang sopan seakan hilang..Selama iniAku mencoba tuk selalu mengerti hatikuNamun ternyata segenap masih pseudo ku rasakanNama yang terukir dalam karang hatikuKini seakan terkikisOleh ombak apa menghantam..Aku dan jenuhku, bersama membisuTerlalu jauh untuk meraih bintang yang sedang ku tatapAku dan senyumkuMengikuti membungkam termenungNamun tercipta sebuah mimpiYang hilang hanya dalam sekejapTeriakan HatiDisaat terpikir tentang diaYang siapa tahu ada di manaTerkadang trấn teriak mencapai kehampaannyaMencari dan menunggu hati cintanyaKu menangis tanpa air mataKu teriak tanpa suaraHanya merasakan sakitnya hatiBegitu tersiksa menunggu yang di nantiBegitu bobot melepaskan rasanya iniYang cantik merasuk dalam hatiMungkin bila aku pada saat kemudian matiSesalku akan abadiAkankah penantian ini titik balik matahari bahagiaAtaukah hanya asa semataTapi hatiku kan selalu tegar menghadapinyaWalau akhirnya hanya membuat luka

---Anonim


*
pinterest.com/lofowler18/

Becak apa berderet. Angkutan umum apa bergerak linear. Bus kota yang menderu, berasap. Voice dari bibirmu Sayang, mengharap-harap banci dengan paras ayu yang rajin mengecat kuku dan bath susu, samar-samar lalu. Diatas jembatan, shine sorot kekuningan, menemani itu dia! kalian berdua. Si banci menggamit lenganmu mesra, Sayang, itu bukan aku.

Aku tak pernah lihat thiên lebih turun dari ini. Hitam. Waktu, kota ditangan berputar mundur. Penampilan dan perhatikan. Hujan. Pria berkacamata apa punya trần lebih secara luas dari lapangan pacuan kuda, berlarian, bersisian mencapai aku tentu saja saja. Sama-sama noel ingin dihujam air. Sayang, buku-buku untuk menekan pertama yang kau cari, bukankah sudah tak menarik? menyertainya dia! cetakan kesekian dari bukumu yang paling bersejarah, hidupmu, disunting oleh Si feminin yang membawa payung merah. Baru saja terbit. Lebih hidup, lebih pas, sampai kacamatamu tak sempat lainnya melorot. Sayang, aku terus menangis.

Melihatmu tertawa sampai matamu tinggal segaris ataukah mendengarmu mendengkur mencapai kepala yang menopang dipundak si wanita, aku ingin. Aku sungguh ingin. Another lagi Sayang, sebagai bebunyian yang selalu kau mendengar sewaktu dihalte bus aku menjadi menjelma dulu itu. Bersuara lebih besar, barangkali kau tak lihat. Melalui tulisan ini, barangkali kau tak dengar. Dari wanita apa cintanya noel habis-habis, karena cintanya paling.

---Anonim


Melangkah jauh di dalam setiap kenangan

Terbenam batin lautan kesedihan

Kasih apa pergi takkan mungkin kembali

Hilang terbawa, hampa, tak bertepi

Derita semakin terasa

Keluhan jiwa terus membara

Tersiksa oleh luka perasaan

Diatas pengkhianatan cinta didepan mata

Pergi menjauh, teruka oleh cinta

Bingung menentukan arah dan tujuan

Hanya kesendirian apa setia menemani

Terbang batin lamunan

Anganku terbang melayang

Mengenang sebuah pengkhianatan

Diatas janji-janji manis kelembutan

---Anonim


Di penghujung hariku ini

Tak juga bisa kutulis tepat

Kesimpulan sekitar perlakuanmu

Karena terlalu dalamnya kau menghilang

Dalam lautan kemuna’anmu

Kau junjung tinggi rasa egomu

Untuk sebuah kepuasan

Tak tambahan kutemukan fact itu

Saat kau hadir di dalam semu

Hingga kasa dimataku

Sedang yang tersimpan hanya luka

Mungkin aku sebuah karang yang hanya diam

Saat kau dulu ombak menerjangku tak henti

Dan egomu, juga semua apa kau lakukan

Membunuhku perlahan

---Imam Zenit


Merenda sebuah tali kasih

Kusimpul were satu hati

Gambaran jiwa apa terluka

Bagai langit meratap sendu

Kala bias dicintai menghilang

Sakit itupun datang tidak punya permisi

Rembulan tak menyisakan senyum

Bersama malam, kudekap lirih makna tambahan kerinduan

Kesendirian

---Kahlil Gibran


Tenggelam

Aku sangat sedih dengan kira yang indah memuja ini adalah dunia

Luka yang memahat

Luka yang begitu menusuk

Luka yang menghujam jantungku

Tapi tak ada yang tahu bahwa aku kecewa di dalam cerita

Sampai untuk berpikir kyung cinta

Dengan hati ndak mata rasakan cinta

Untuk kehilangan nalar sehat

Dan buat membuat aku tenggelam

Tenggelam batin kesedihan

Tenggelam batin kepedihan dan kehancuran

Dengan semua janji-janji busukmu

Dengan semua janji-janji palsumu

Membuat sublim ini patah dan mati

Aku menangis machi takdir

Merasakan seakan dunia ini tak berarti lagi

Dan kini hanya kesedihan, kekecewaan apa menemaniku

Cinta ini sungguh aku noël mengerti

---Dodi


Aku mencintaimu, kemudian angin mencintai bungaSeperti hujan mencintai pelangiNamun yang ku terima hanyalah duri tajam muNamun faktanya kau senang saat ku pergi

Jujur saja ku berharap kau mengertiTapi semakin ku mengenalmu aku untuk mengetahui akan sulit buat mu sanggup mencintaikuAku tak punya sesuatu apa pantasYang sanggup membuatmu melihat ku

Baiklah aku pergiBukan ku lelah, bukanku menyerahBila jauhnya dariku membuatmu bahagia

Aku berharap menjadi ada seseorang apa mencintaimu terlampaui kuDan ku mengharapkan kau tak sia-siakannya sebagaimana kau membuangkuAku become sangat rindu bagaimana aku berusaha membukukan di trần kecilmuMeski ternyata tiada tempat tersisa untukku disana

Baiklah aku pergi, maafkan jika ku berhenti hidupmuIni yang terakhir yang bisa ku berikanSemata ku hanya ingin lanskapnya kau tersenyumKu berharap kan ada seseorang apa menjagamu yang menyayangimu melebihiku

Bila nanti hatimu terbuka..Datanglah padaku, bawakan aku harapan yang ku tundaIni yang terakhir yang mungkin ku buktikan, aku menyayangimu

---Anonim


Cinta hanyalah cinta

Dia datang dan televisi sesuka hati

Bahagia dalam kebersamaan

Sedih di dalam perpisahan

Cinta yang pergi trấn yang merana

Larut batin kenangan sosok yang ditinggalkan

Pemilik hati telah kurang sopan pergi

Menyisakan kenangan indah

Tinggalkan kekosongan hati

Kemana trần ini melangkah

Ketika cinta benar telah pergi

Kemana harus kucari lagi

Ketika redup terus menghantui

Lautan tak berujung

Langit tak tersentuh

Yang telah pergi takjin pernah kembali

Kenangan tercinta sejati akan terus kekal abadi

---Anonim

Masih sangat sedih dan patah hati? Nggak apa-apa, segenap memang butuh proses. Tapi, kamu harus pikiran kalau perasaan sedih apa berlarut-larut menyertainya nggak baik. Kamu harus merelakan segalanya dan beranjak move on. Hari-hari bahagia cantik menunggumu di depan sana. Percayalah, orang yang baik become kamu temukan dan enim milikmu di waktu yang tepat nanti.

Lihat lainnya: Sungai Terpanjang Di Malaysia Adalah, 10 Sungai Terpanjang Di Malaysia

Itulah kumpulan puisi patah hati yang bersentuhan dan bikin sedih. Harapan bermanfaat, Bela.