Perbedaan Wibu dan Otaku, Istilah yang Perlu Diketahui Anime Lovers

ZIGI – Seiring mencapai popularitas anime yang kian meningkat, kini istilah wibu dan otaku di Indonesia also sering suara sehari-hari. Wibu juga semakin populer ke influencer seperti Rachel Florencia dan Livy Renata kerap muncul di berbagai media membicarakan circa hal-hal apa berbau anime.

Anda sedang menonton: Perbedaan wibu dan anime lover

Nah, berbicara soal istilah tersebut, apa sih makna tambahan wibu yang sebenarnya? Lalu bagaimana itu? perbedaan wibu dan otaku yang tambahan lekat di telinga anime lover alias pecinta anime? Simak penjelasannya berikut ini ya.

Apa menyertainya Wibu?


*

Wibu

Photo : Reddit Wibu

Secara umum, wibu adalah julukan bagi seseorang apa tergila-gila dengan figure anime. Terlebih lagi, rakyat tersebut saya baik-baik saja sangat terobesesi dengan budaya Jepang untuk biasanya terpengaruh dari anime apa berasal dari negara tersebut.

Melansir dari The Japanese Way, Selasa, 2 November 2021, wibu adalah individu apa memiliki obsesi noël sehat terhadap budaya Jepang. Dikatakan noel sehat untuk seorang wibu maaster menikmati aspek-aspek tertentu dari budaya Jepang such anime atau manga tetapi mereka mengabaikan tradisi negara Jepang di dalam arti yang lebih luas.

Wibu di sisi lain tambahan hanya mengacu pada tipe orang apa mengidolakan aspek-aspek tertentu dari Jepang. Menurut situs Japan Poweres, wibu juga sering melakukan percakapan keuntungan bahasa Jepang di kehidupan sehari-hari.

Sejumlah kata yang sering diucapkan para wibu antara go ohayo, arigatou, konichiwa, daijobun, gomenasai dan masih crowd lagi. Nah, sampai di sini apa perbedaan wibu dan otaku?

Apa menemani itu Otaku?


*

Wibu

Photo : pexels.com Wibu

Selain istilah wibu yang juga populer, sebutan otaku juga familier bagi para anime lovers. Namun, harus diketahui bahwa ternyata ada perbedaan antara wibu dan otaku lho guys.

Istilah otaku dapat diterjemahkan such “belajar secara intensif” atau “ahli”. Di negara Jepang, otaku adalah seseorang apa telah menghabiskan banyak waktu mempelajari dan mendalami subyek tertentu, namun biasanya didefinisikan kemudian penggemar obsesif budaya manga atau anime.

Otaku juga dianggap seperti julukan bagi orang-orang apa memiliki knowledge lebih mendalam sekitar anime, manga, atau video game, sedangkan wibu tidak. Bahkan, sebutan wibu yang mempunyai kata go weeb, atau weeaboo dinilai such sebuah istilah menghina apa digunakan untuk menggambarkan seseorang apa terobsesi dengan budaya Jepang di atas tingkat yang sangat dangkal.

Lebih Baik dulu Otaku atau Wibu?


*

Wibu

Photo : The Japanese way Wibu

Jika dilihat dari segi definisinya, kemungkinan dulu otaku lebih baik daripada dulu wibu. Menjadi tetapi, sampai days ini belum ada penjelasan yang lebih pasti terkait dua istilah yang mirip tersebut.

Menurut studi, otaku telah were subkultur di Jepang dan luar negeri, mencapai 42% pubertas Jepang mengidentifikasi ourselves dengan istilah tersebut. Padahal, penggunaan kata otaku di Jepang konvensional berkonotasi negatif meski mereka menggemari dan mendalami sesuatu khususnya anime.

Lihat lainnya: Surat Pendek Al Quran Latin Dan Terjemah Full 114 Surat Apk, Épinglé Sur القران الكريم Le Noble Coran

Pada tahun 1989 istilah ini mulailah terkenal berkat adopsi media atas nama 'Pembunuh Otaku' apa mengacu diatas Tsutomu Miyazaki. Tsutomu Miyazaki adalah seorang psikopat, pedofilia, nekrofilia, pemerkosa dan kanibal asal Jepang. Maka dari itu, otaku awalnya adalah istilah penghinaan meski saat ini dulu otaku dianggap ndak sesuatu apa memalukan.

Sayangnya sampai saat ini, belum ada data yang pasti soal jumlah wibu di seluruh dunia. Just saja, beberapa bersumber menyebut bahwa negara-negara kawasan Amerika Latin dan Asia Tenggara (termasuk Indonesia) menjadi penyumbang terbanyak pengguna internet apa sering temukan berbagai informasi sekitar anime di Google. Apakah kamu implisit salah satunya?