Gangguan tidur adalah kelainan dari pola tidur seseorang. Bab ini akan menimbulkan penurunan kualitas tidur yang berdampak di ~ kesehatan dan berani penderitanya.

Anda sedang menonton: Penyebab susah tidur malam dan cara mengatasinya

Gangguan tidur dapat ditandai dengan rasa mengantuk pada siang hari, kesulitan tidur pada malam hari, ataukah siklus tidur dan bangun yang noël teratur. Gangguan tidur yang noel ditangani intevensi dapat minum risiko munculnya berbagai penyakit lain, kemudian hipertensi dan penyakit jantung.

*
Jenis dan Penyebab gangguan Tidur

Gangguan tidur ada berbagai macam, tergantung pada bentuk kelainan atau gejalanya. Dibawah ini adalah beberapa tipe gangguan tidur apa sering terjadi:

1. InsomniaInsomnia adalah kapak ketika seseorang dirasakan kesulitan buat tidur atau membutuhkan waktu apa sangat lama karena tidur. Insomnia dapat disebabkan melalui kebiasaan silam tidur yang tidak baik, gangguan mental, atau penyakit tertentu (salah satunya gangguan kelenjar pineal).

2. HipersomniaHipersomnia adalah kapak di mana kebutuhan tidur mendesak panjang, sehingga penderitanya selalu mengantuk di siang hari. Ada berbagai hal yang berpotensi menyebabkan hipersomnia ataukah tidur berlebihan. Salah satunya adalah depresi.

3. Tidur berjalanPenyakit tidur berjalan (sleepwalking) pribadi istilah medis somnabulisme. Penderita terms ini patuh bangun, berjalan, atau melakukan berbagai kegiatan batin keadaan tidur, tetapi ia noël menyadari apa yang dilakukannya. Kondisi ini mungkin dialami oleh rakyat dewasa dan tambahan anak-anak.

4. Nightmare (mimpi buruk)Mimpi buruk terjadi saat otak produksi seseorang bermimpi hal-hal yang meresahkan. Belum diketahui bangsaaksi dari mimpi buruk. Namun, mimpi buruk apa terjadi diatas anak diduga diaktifkan oleh rasa gelisah atau undg bila kurang sopan dari people tuanya.

5. Sleep terror (teror tidur)Teror tidur lebih sering terjadi di ~ anak-anak, terutama yang berusia 4-8 tahun. Penderita teror tidur dapat tampak ketakutan hingga berteriak ketika tidur. Kapak ini dapat diaktifkan ketika anak sedang kelelahan ataukah demam.

Gejala gangguan Tidur

Ada berbagai gejala yang dialami oleh seseorang yang menderita perambahan tidur, antara lain:

Bangun dan tidur pada waktu yang noël teratur.Kesulitan tidur di atas malam hari.Tungkai apa bergerak tanpa perintah di atas saat ingin tertidur.Bernapas dengan kecepatan yang noël normal saat tidur.Mengalami mimpi buruk, ketakutan, berteriak, atau berjalan ketika tidur.Sering bangun saat sudah tertidur dan sulit karena tidur kembali.Merasa noël dapat menggerakkan badan ketika bangun tidur.Sering mengantuk di atas siang hari, sehingga dapat tiba-tiba tertidur pada times yang noel wajar, misalnya saat mengemudi.Kapan harus usai dokter

Seseorang perlu memeriksakan diri nanti dokter jika mengalami gangguan tidur yang sudah knalen kegiatan sehari-hari. Berikut adalah hal-hal apa perlu hati-hati dan dikonsultasikan setelah dokter:

Tertidur ketika sedang mengemudi.Kesulitan untuk terjaga kapan sedang menonton televisi atau membaca buku.Penurunan performa di tempat action atau sekolah.Sulit sembuh sesuatu.Lambat batin merespons sesuatu.

Diagnosis gangguan Tidur

Dokter become menanyakan pola tidur penderita. Pertanyaannya bisa mengenai durasi waktu tidur, apakah sering terbangun ketika sedang tidur, dan apakah sering tertidur selama sedang beraktivitas di siang hari. Selain itu, hati-hati dapat bertanya circa kebiasaan penderita saat tidur kepada teman sekamar ataukah keluarga penderita.

Dokter juga akan menanyakan apakah penderita pribadi masalah emosional, pernah ataukah sedang menderita penyakit tertentu, ataukah menggunakan obat-obatan apa dapat menurunkan kualitas tidur.

Setelah itu, kedelapan akan does pemeriksaan fisika termasuk tetua saluran saluran pernafasan pasien, kemudian hidung, mulut, ataukah tenggorokan.

Selanjutnya, dokter dapat melakukan serangkaian dirombak penunjang, seperti:

Electroencephalogram (EEG), untuk mengukur aktivitas listrik di otak.Tes darah, untuk mendiagnosis penyakit tertentu apa dapat berakibat gangguan tidur.

Pengobatan perambahan Tidur

Cara mengobati intervensi tidur berbeda-beda, tergantung diatas penyebabnya. Di bawah ini adalah beberapa tipe pengobatan apa dapat dilakukan buat mengatasi intervensi tidur:

1. Perubahan gaya hidup

Pada dasarnya, distribusi pola hidup sehat dapat minum kualitas tidur seseorang. Banyak bentuk gaya hidup sehat apa dapat dilakukan adalah:

Membatasi memasukkan gula mencapai mengurangi konsumsi cemilan apa manis.Membuat perencanaan tidur harian dan menaati penjadwalan tersebut mencapai disiplin.Mengurangi konsumsi kafein, terutama pada sore dan malam hari.Mengurangi konsumsi alkohol.Tidak merokok.Menjauhi kebiasaan tidur sepanjang hari pada hari libur, karena dapat mengubah pola tidur di hari kerja.

2. Psikoterapi

Salah satu contoh psikoterapi apa dapat dilakukan adalah terapi basi kognitif buat mengubah pola pikir penderita intervensi tidur.

3. Penggunaan alat khusus selama tidur

Pada penderita hipersomnia, dokter mungkin akan mendukung penggunaan alat khusus selama tidur. Tool tersebut terdiri dari masker oksigen yang tersambung ke alat yang dinamakan continuous confident airway pressure (CPAP). Metalurgi CPAP berguna karena membuat kanal pernapasan dengan tegas terbuka.

4. Obat-obatan

Obat-obatan apa biasa diberikan malalui psikiater karena mengatasi gangguan tidur antara lain:

Obat penenang

Komplikasi gangguan Tidur

Ada mayoritas komplikasi apa dapat terjadi ketika seseorang menanggung gangguan tidur, di antaranya:

Penurunan libido.Munculnya keriput dan kantung mata.Sering lupa.Peningkatan berat badan.Penurunan konsentrasi, pilihan penalaran, dan pemecahan masalah, sehingga berat membuat keputusan.Penurunan atletis di sekolah ataukah performa di angkasa kerja.Kecelakaan saat bekerja atau berkendara, untuk menurunnya kewaspadaan.

Lihat lainnya: Cara Membuat Surat Permohonan Kerja, Contoh Permohonan Kerja Melalui Email

Pencegahan gangguan Tidur

Gangguan tidur dapat dicegah mencapai beberapa cara berikut:

Menciptakan lingkungan untuk tidur yang baik.Menghindari alkohol, kafein, dan rokok.Tidaak bekerja hingga larut malam.Tidur sesuai jadwal.Rutin berolahraga.