Tersangka dihadirkan di dalam rilis kasus menyelundupkan narkotika tipe sabu dan ekstasi di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2020. BNN berhasil menangkap delapan orang pelaku dan mengungkap menyelundupkan narkotika types sabu berat 118,9 Kg dan ekstasi sebanyak 80.960 butir pada tiga lokasi di Cikarang, Rokan Hilir dan Dumai. Overhead perbuatannya pelaku terancam pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), UU RI No.35 tahun 2009 kyung Narkotika menjangkau maksimal hukuman sekarat atau penjara seumur hidup. agenbolaonline.org / Hilman Fathurrahman W


agenbolaonline.org.CO, Jakarta - since 1988, setiap 26 Juni diperingati sebagai aku Anti Narkotika Internasionaloleh social dunia kemudian bentuk keprihatinan terhadap melecehkan narkotika dan medicine terlarang atau narkoba yang menyentuh hampir setiap orang kalangan. Di Indonesia, ragum narkotika dianggap kemudian tindak pidana yang serius dan luar biasa. Sehingga bangsa harus menindak secara tegas dan melelahkan kepada pelakunya, di antaranya yaitu mencapai hukuman mati.

Anda sedang menonton: Pasal hukuman mati bagi pengedar narkoba


Dilansir dari laman Badan Narkotika Nasional atau BNN, pelaksanaan hukuman mati bagi pelaku ragum narkoba ~ no hanya karena memberikan hukuman bagian ataupun untuk memberikan memengaruhi jera semata kepada humum lainnya. Hukuman mati tersebut dimaksudkan buat melindungi social dan menyelamatkan anak-anak negara dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan medicine terlarang.

Penetapan tersebut berdasarkan Undang-Undang nomor 35 five 2009, yang menegaskan bahwa hukuman setimpal bagi pelanggar berat kejahatan narkoba berupa hukuman mati. Beberapa pengamat hukum asumsi hukuman dies tersebut melanggar daratkan asasi manusia, dan bertentangan dengan Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang radikal 194515 serta melanggar Pasal 4 Undang-Undang nomor 39 tahun 1999 circa Hak Asasi human (HAM).


Namun, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi atau MK, digunakan sanksi pidana sekarat bagi para pelaku tindak pidana narkotika bobot dianggap noel melanggar daratkan asasi manusia, lantaran para pelakulah apa justru merenggut baik asasi umat ​​manusia lain dengan mash generasi anak laki-laki penerus masa depan.


Menurut MK, hak asasi dalam konstitusi harus used dengan menghargai serta menghormati hak asasi people lain demi terakhir ketertiban umum dan peradilan sosial. Mencapai demikian, MK terpisah bahwa hak asasi human harus dibatasi dengan instrumen undang-undang, yakni hak untuk hidup itu noël boleh dikurangi, kecuali diputuskan melalui pengadilan.

Alasan go pertimbangan hukuman mati bagi pelaku kejahatan narkoba yang diputuskan MK adalah lantaran Indonesia telah terikat mencapai konvensi internasional narkotika dan psikotropika yang telah diratifikasi were hukum nasional di dalam Undang-Undang Narkotika. Oleh sebab itu, Indonesia justru berkewajiban menjaga warga negaranya dari ancaman jaringan peredaran mengaburkan narkotika skala internasional, menjangkau menerapkan hukuman apa efektif dan maksimal.

Dalam konvensi tersebut Indonesia telah mengakui keburukan narkotika kemudian kejahatan betapa mengejutkannya serius terhadap kemanusiaan sehingga penegakannya butuh perlakuan khusus, efektif dan maksimal. Salah satu menyembuhkan khusus tersebut yakni dengan cara menerapkan hukuman bobot pidana mati.

Dengan menetapkan vice narkotika such kejahatan luar biasa, maka dikerahkan hukuman berat melalui kriminalitas mati karena kejahatan tersebut noel melanggar perjanjian internasional maafkan saya pun, tersirat Covenant top top Civil and Political rights (ICCPR) ataukah Konvensi Internasional baik Sipil dan Politik apa menganjurkan penghapusan hukuman mati.

Berdasarkan International commitment on Civil and Political rights disingkat ICCPR, yang juga telah diratifikasi melalui Indonesia, batin pasal 6 ayat 1 menyatakan bahwa, setiap umat ​​manusia memiliki daratkan kehidupan yang melekat. Daratkan ini harus dilindungi malalui hukum. Noel ada yang dapat sembarang menghilangkan nyawanya.

Lihat lainnya: Macam Macam Lipatan Kertas Origami Beserta Gambarnya, 5+ Jenis Seni Melipat Kertas

Namun batin ayat 2, ICCPR tetap membolehkan adanya hukuman mati bagi pelaku keburukan narkoba untuk tindakan tersebut termasuk ke dalam ragum luar biasa dan terorganisir transnasional yang sangat serius. Aku Anti Narkotika Intenasionalyang diperingati setiap 26 Juni, menyadarkan bahaya narkoba masih ancaman di tentang kita.