Teman-Teman yang q syangi...... Mungkin kita kemudian pemuda harus bisa meniru what yang telah dilakukan melalui Rasulullah Muhammad beserta sahabatnya. Kita tambahan haarus mungkin mengetahu bagaimanakah PEMUDA apa DI RINDUKAN oleh SYURGANYA ALLAH SUBHANAHUWATA’ALA.

Anda sedang menonton: Kisah pemuda yang dirindukan surga

Dizaman Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam ada seorang pemuda apa bernama HAMZAH AL-ASLAMY apa sangat di rindukan oleh Syurga dan mengajarkan kita sebuah amalan yang sangat baik manfaatnya.

Suatu kapan di trips akan memasuki moon puasa, PEMUDA ini datang Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam Dia meminta “ “Wahai Rasulullah” “aku adalah pemilik tunggangan yang sementara aku obati dan aku perjalanan dengannya serta menyewakannya. Barangkali aku become bertemu bulan ini, yakni Ramadhan, sedang aku memiliki KEKUATAN karena masih MUDA. Lanjut itu, wahai Rasulullah, saya dirasakan bahwa BEPUASA BAGIKU LEBIH RINGAN KETIMBANG AKU AKHIRKAN hingga menjadi hutang atasku”


Lalu PEMUDA ini tanya lagi“Wahai Rasulullah, apakah saya berpuasa dan mendapatkan pahala yang besar ataukah saya berbuka?” bertanya Hamzah kepada Sang Nabi.

Lihat lainnya: Merapi Lava Tour, Fasilitas, Lokasi Dan Harga Lava Tour Merapi 2019


populer

Maka sang Nabi yang mulia (Semoga kecintaan kita always tersurah padanya) berkata dengan lembut kepada HAMZAH “kerjakan what yang engkau kehendaki wahai Hamzah!”Subhanallah.. Allah Akbar…

dialah sosok pemuda apa dirindukan surga, dia mau bersusah payah buat menggunakan masa mudanya mencapai beramal sebaik-baiknya. Dialah mengingatkan kepada kita buat mencintai amalan yang DIISTIMEWAKAN ini, karena amalan inilah adalah karena ALLAH dan merupakan PERISAI BAGI MANUSIA seperti pelindung dari MAKSIAT.

itu mengajarkan kepada kita karena memperhatikan MASA muda sebelum MASA TUA, sebagaimana penuturan Rasulullah yang diriwatkan melalui Al-Hakim“Manfaatkan lima perkara sebelum datang lima hal, masa bocah sebelum datangnya masa TUA,SEHAT silam datang waktu SAKIT, KAYA silam datang KEFAKIRAN, waktu LUANG silam datang KESIBUKAN dan masa lives sebelum kematian (menjemputmu)”

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu alahi wasallam bersabda bahwa Allah Subhanahu wata’ala berfirman, ‘Setiap AMAL manusia adalah UNTUKNYA, kecuali PUASA, ia untuk-Ku dan AKU-lah apa akan MEMBERI BALASAN dengannya. Dan puasa menemani itu PERISAI. Karenanya bila ada deviasi seorang dari kamu berpuasa, hendaknya JANGAN RAFATS (mengatakan kata-kata yang menimbulkan birahi ataukah jorok) dan JANGAN BERTERIAK-TERIAK. Bila seseorang mencaci ataukah memeranginya, maka hendaklah ia mengatakan, “sesungguhnya saya sedang berpuasa Demi Zat apa jiwa Muhammad ada dalam genggamanNya, sungguh BAU noel SEDAP orang apa berpuasa akun itu LEBIH HARUM disisi ALLAH daripada HARUMNYA MISIK”

Hamzah telah mengajarkan kepada itupenggunaan bahwa kesempatan, waktu dan kekuatan yang Allah anugerahkan kepada kita cantik sebaiknya untuk kita gunakan sebaik mungkin agar sanggup beribadah menjangkau sempurna kepadaNya. Noel ada yang pernah manjamin bahwa di masa basi kita ini adalah lebih kuat dari masa sekarang. Mencapai membiasakan diri menjalankan ibadah-ibadah apa meningkatkan kualitas ruhiyah ketika muda, akan memudahkan kita untuk menjemput surganya, tempat yang dijanjikan Allah bagi orang-orang beriman sesuai HARTA dan JIWA mereka telah dibeli oleh Allah dan digadaikan mencapai SURGA-Nya.“Sesungguhnya Allah telah pembelian dari orang-orang mukmin JIWA-JIWA dan HARTA mereka mencapai MEMBERIKAN SURGA karena mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh dan terbunuh” (At-Taubah : 111)Lalu masihkah untuk kita terdiam dan tak bergerak disini tidak punya beribadah dan dekat denganNya ?Allahu’alam Bishawab

Demikianlah saga seorang PEMUDA ini saya sampaikan, semoga saga PEMUDA ini dulu contoh dalam hidup kita sehari-hari. Amin

karena semua saudaraku di cara ini, semoga Allah menguatkan langkah Antum semua, kita semua adalah saudara, satu jiwa dan satu raga. Jangan pernah merasa engkau sendiri di cara ini. Kita ada untuk saling menguatkan.“Sesungguhnya ORANG-ORANG MUKMIN menemani itu adalah BERSAUDARA, maka damaikanlah antara detik saudaramu dan BERTAQWALAH kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat” (Al-Hujurat : 10)