Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut proses pencairan insentif bagi guru madrasah non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi syarat dilakukan di atas akhir September atau awal Oktober.

Anda sedang menonton: Kapan insentif guru honorer kemenag 2020 cair

"Kami perkirakan, harapan akhir September atau mulai Oktober 2021, dana ini cantik bisa masuk usai rekening guru bukan PNS penerima insentif," kata dia, dalam deskripsi tertulisnya, senin (27/9)

Yaqut mengatakan bahwa suratnya Perintah Pembayaran Dana sudah terbit.


Nantinya, kantor Pelayanan Perbendaharaan negara (KPPN) ini adalah segera menyalurkan anggaran apa sudah teralokasi di rencana Kerja dan budget Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) Kementerian Agama setelah Rekening Bank distributor insentif guru madrasah non-PNS.


Insentif ini, lanjutnya akan diberikan kepada guru non-PNS di ~ satuan Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Tujuannya, memotivasi guru madrasah buat lebih berkinerja batin meningkatkan mutu pendidikan.

"Dengan begitu diharapkan terjadi muka kualitas mengolahnya belajar-mengajar dan prestasi belajar peserta didik di RA dan Madrasah," kata Yaqut.

Terpisah, Dirjen pendidikan Islam M Ali Ramdhani apendisitis insentif akan diberikan kepada guru yang memenuhi kriteria. Ia mengatakan berbisa kuota telah dibagi secara sebanding berdasarkan jumlah guru setiap provinsi.

Jawa Timur, kata dia, dulu provinsi dengan delegasi terbanyak, karena jumlah guru madrasah non-PNS paling banyak.


"Sebelumnya, anggaran insentif guru ada di daerah. Karena 2021, pencairan insentif dilakukan secara terpusat, melalui anggaran Ditjen pendidikan Islam," ujarnya.

Sementara, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Kemenag M. Zain menambahkan, untuk keterbatasan anggaran, insentif hanya diberikan kepada guru madrasah non-PNS yang memenuhi kriteria dan pantas dengan ketersediaan delegasi masing-masing provinsi.

Adapun kriteria guru madrasah non-PNS apa akan penerimaan insentif menemani itu adalah seperti berikut:

1. Aktif mengajar di RA, MI, MTs atau MA/MAK dan pencacahan di program SIMPATIKA (Sistem insula Manajemen pendidikan dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama);


Infografis Sekolahku saya dirampas Guru. (Foto: agenbolaonline.org/Basith Subastian)

2. Belum lulus sertifikasi;

3. Pribadi Nomor PTK Kementerian religius (NPK) dan/atau angka Unik pendidikan dan Tenaga Kependidikan (NUPTK);

4. Guru apa mengajar diatas satuan memandu pangkal binaan Kementerian Agama;

5. Berstatus such Guru dengan tegas Madrasah, yaitu guru ndak Pegawai Negeri Sipil apa diangkat oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah, utama Madrasah Negeri dan/atau pimpinan penyelenggara pendidikan yang diselenggarakan melalui masyarakat untuk jangka waktu paling gigi tiruan 2 lima secara terus menerus, dan tercatat pada satuan aturan pangkal di madrasah yang memiliki benar pendirian dari Kementerian religius serta melaksanakan tugas pokok seperti guru.


6. Memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV;

7. Memenuhi beban kerja minimal 6 pukul tatap muka di Satuan berpemerintahan Pangkal (Satminkal)-nya;

8. Bukan penerima bantuan sejenis apa dananya sumber dari DIPA Kementerian Agama.

9. Belum usia pensiun (60 tahun).

10. Noël beralih status dari guru RA dan Madrasah.

11. Tidak terikat kemudian tenaga tetap pada instansi selain RA/Madrasah.

Lihat lainnya: Prediksi Sevilla Vs Real Madrid Vs Sevilla 10 Mei 2021, Prediksi: Sevilla Vs Real Madrid

12. Tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif.

(rzr/arh)
*