Memutuskan pergi nanti Bandung memakai motor ndak menjadi hal apa sulit. Tetapi, ketika gue untuk menceritakan sebuah cerita kepada sejumlah teman, noel jarang banyak yang kaget buat gue televisi seorang diri bukan konvoi.Konvoi beratus-ratus kilometer, mungkin banyak dari kalian yang sudah pernah melakukannya. Tetapi, apakah pernah tretan beratus-ratus kilometer sendirian pakai motor?
Buat gue, hal ini sudah biasa, untuk sebelumnya gue patuh melakukannya. Gue televisi rutin setiap tiga atau enam bulan sekali dari Jogja menyundul Purwodadi apa jaraknya circa 150 km. Pakai motor? five ya, jelas. Sendiri? Iya.Nggak just itu, waktutravelingsendiri di Lombok, gue juga sendirian pakai motor beratus-ratus kilomenter, menyusuri mengikat dari bagian north Pulau Lombok sampai usai ujung selatannya. Setiap orang baik-baik saja dan terasa menyenangkan.

Anda sedang menonton: Jakarta-bandung berapa jam naik motor


Kebetulan banget ada nikahan temen di lembang dan didukung melalui momenlong-weekendyang produksi gue sedikit males pakai mobil ke Bandung. Tambahan sempat terpikir naik kereta sih.
Kebetulannya lagi, adek gue baru dilampiri kuliah di Bandung dan berencana akan mengirim engine dari Bekasi ke Bandung. Nggak pikir panjang, gue berinisiatif membawa motornya nanti Bandung. Semua serba pas bukan?
Pergi nanti Bandung naik motor, tentu saja harus pilihan rute mana yang mau ditempuh. Ada dua pilihan rute trips dari Bekasi setelah Bandung yang gue melihat cukup nyaman dilalui keuntungan motor.
Rutenya adalah:Bekasi – Karawang – Purwakarta – Padalarang– Buah batu BandungBekasi –Jonggol – Cipatat – Padalarang– Buah batu Bandung
*Oh iya, gue mau ke Buah rock ya, kalau temen-temen mau ke kota, nanti nanti Cimahi take arah Pasteur aja.
Ada dua perbedaan besar dari detik rute di atas. Peluang pertama, rutenya melewati straße besar apa ramai kendaraan start dari motor, mobil, bis, dan bahkan truk kontainer besar.
Sedangkan peluang kedua, rutenya melewati cara pegunungan mencapai medan naik down dan suasananya masser lebih sepi.
jalur hijau adalah apa gue lewati, sampai terbatas melewati beraliran biru pantas arahan peta

Kedua pilihan rute tersebut punya kelebihannya masing-masing. Kalau lewat rute pertama, untuk kita nggak menjadi cepet bosan dan ngantuk, untuk berkendara di sini membutuhkan konsentrasi tinggi.Sedangkan jika melewati rute kedua, kita sanggup melihat pemandangan alam yang indah, namun dengan konsekuensi yang lebih cepat bosan dan ngantuk buat sepi.
Selain itu perlu dipikirkan tambahan risiko apa bisa saja terjadi, misalnya ban bocor, mogok, dsb. Jika melewati jalur pertama, become lebih mudah mengeksplorasi tambal ban atau bengkel. Namun jika melewati beraliran kedua, harus cantik risiko susah mencari tambal ban atau bengkel.
Dengan segala pertimbangan matang, gue pergi ke Bandung naik motor melewati rute pertama. Tapi, lebih dulu melewati pinggir Kalimalang dan barulah temu jalan besar di Karawang Timur, then Purwakarta, Padalarang, dan sampai di Buah Batu.
Niat awal, menjadi pergi days Sabtu nanti solat subuh kota 5 pagi dan dengan target sampai di Buah rock Bandung sekitar jam 1 siang.
Tapi rencana hanyalah rencana, hehe.. Ternyata ke subuhan, badan terasa belum berenergi untuk beranjak pergi. Akhirnya, koneksi rusak tidur another dan baru terbangun jam setengah 7 pagi.Jadi, pada jam 7 gue berangkat dari rumah di Bekasi Utara.
50 km pertama ditempuh mencapai menyusuri cara di pinggir Kalimalang. Suasananya masser sepi dengan besar jalan yang nggak besar. Menurut gue ini mengasuikkan karena nggak crowd kendaraan besar such bis dan truk kontainer. Tapi apa bikin males lewat sini adalah di beberapa ketentuan masih crowd jalan yang rusak.
*
Kota Bekasi tercinta

Selepas dari jalan pinggir Kalimalang, gue then berkendara melewati cara raya besar menuju Cikampek dan kemudian next melewati kota Purwakarta apa ramai. Nyantai aja di kota, crowd hal baru yang bisa kami lihat, apalagi kalau mau kulineran, untuk kalian menjadi melewati Sate Marranggi Hj. Yetty dan crowd kuliner memukau lainnya. Hehe...
Setelah melewati town Purwakarta, medan cara berubah berkelak-kelok dan naik dibawah saat menyundul Padalarang. Suasana straße yang back sepi produksi gue sedikit memacu kendaraan lebih kencang saat itu. Di sini kalian become melewati proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dan banyak kali melewati woods serta kolong tol Cipularang.
*
Kota Purwakarta, lurus terus bakal lewat Sate Maranggi, pengen.

Tepat waktu Dzuhur gue sampai di Padalarang, memutuskan untuk solat di karyawan Al-Irsyad Satya di kota Baru Parahyangan.Masjidnya dingin eye catching karena bentuknya tidak biasa dan bakal were pengalaman baru yang berbeda selama temen-temen bisa menyempatkan mampir solat di sini.
*
masjid rancangannya Kang Emil
*
tiang-tiang lampu di atas ada tulisan arab Asmaul-Husna
*
bagian imam-nya menjorok usai luar dan dikelilingi ikan koi. Indah.
*
siang days di Padalarang, terik banget

Setelah solat ditunaikan, trips dari Padalarang persimpangan Buah rock terasa cukup melelahkan. Mungkin buat melewati Cimahi yang cukup padat siang itu, sehingga beberapa kali tersendat karena kemacetan semrawut di sana, ditambah panasnya terik siang hari.
Nah, seperti yang gue bilang di awal, nanti melewati Cimahi, karena temen-temen bisa ~ langsung bawa pulang arah Pasteur aja ya untuk masuk ke kota Bandung. Kalau udah sampai Pasteur, suasananya menjadi terasa lebih menyenangkan kok. Hehe...
Kalau gue, untuk mau usai kos adek di Buah Batu, makanya gue akanmasih lanjut perjalanan melalui straße Soekarno-Hatta apa terkenal dengan terlihat merahnya yang super lama, membuat antrean berbohong kendaraan rodanya empat dan roda dua pun mengular ~ no main.

Lihat lainnya: 7 Cara Memakai Jilbab Sesuai Bentuk Wajah Bulat Agar Tampak Lebih Tirus


Perjalanan dari Bekasi ke Bandung diperlukan waktu tempuh circa 6-7 kota berkendara benefit motor dengan perbandingan rata-rata 60-80 km/jam (berkendara santai). Waktu tempuh tergantung dari perbandingan kendaraan dan rute yang dilewati ya.Berangkat dari rumah di Bekasi dengan kondisi tangki motor terisi full (Rp30.000 untuk pengisian Pertamax sekitar 3.5-liter). Hebatnya, motor sama sekian nggak bertanya diisi bahan bakar lagi selagi sampai di Bandung. Mantap!
Jadi, naik engine sendiri nanti Bandung, asyik-asyik aja kok, nikmatin perjalanannya ya, jangan lupa siapin fisiknya untuk perlu konsentrasi sepenuhnya selama berkendara.
*

*

Sesama roti isi daging Bekasi boleh kenalan dong mas.. Di tunggu share travelling berikutnya mas.. Makasih