sabtu siang (1 Juny 2013) kami berkesempatan untuk mengunjungi pasar baru di Jakarta. Datang nanti pasar baru ini ndak tanpa dengan sengaja dan tujuan, namun dikarenakan kalian ini, saya dan suami ada sedikit barang apa hendak kami cari di market baru ini. Selain untuk tempatnya lebih menutup dari penginapan, juga dirasa, di pasar baru kami akan mendapatkan barang-barang apa hendak kami beli. Menjangkau sedikit berkejar-kejaran dengan waktu dan sedikit memohon di ~ tubuh agar jangan berontak untuk kelelahan, finite kamipun tiba di pasar baru menjelang sentral hari. Kita memasuki pasar baru malalui pintu apa banyak orang kenal, memasukkan lewat metro. Chapter ini dikarenakan satu sisi pintu masuk market baru berseberangan persis mencapai Plaza Metro. Kelewat kita sanggup menyeberang malalui Plaza Metro buat ke market baru. Ya, jembatan persimpangan ini penyambung langsung mencapai Plaza Metro, kalau mau menyeberang menuju pasar baru miliki masuk metro plaza dulu, modern tangganya ada dalam Plaza Metro. Kalau siap menyeberang, down tangga itupenggunaan langsung ini adalah disuguhi para penjual kaligrafi, dan tambahan lukisan-lukisan. Kalau sudah masuk oleh pintu metro ini, disebelah kanan kita, menjadi dijumpai toko-toko yang jual beragam kebutuhan salon, enim jangan heran…kalau misalnya kita menjadi melihat pedagang feet lima yang berada sekitar toko-toko kebutuhan salon ini, menjajakan kerugian sebelumnya sambung. Eits…saya iseng-iseng bertanya pada salah satu penjual, katanya itu haar asli lhooo…harganyapun mahal…Rp. 300.000;…Berminat beli?? Silahkan cari di pasar baru, banyak yang jual haar sambung. Crowd pedagang kaki lima kalau itupenggunaan memasuki pasar baru oleh metro tadi. Macam-macam dagangan yang ditawarkan, ada sepatu-sepatu dengan beragam model, tas-tas wanita apa cantik-cantik dan menarik, beragam sandal-sandal yang terbuat dari karet, kaca mata, kota tangan, jepit-jepit rambut, aksesoris (kalung-kalung, gelang), sarung groep dan kaos kaki, boneka-boneka dari yang mass mini sampai mass raksasa…wahhh kawanan sekali pokoknya barang-barang yang dijajakan melalui pedagang kaki lima disini…asik dan seru..pokoknya kalau belanja disini, dan…padat merayap! Tapi jangan deviasi ya, niat saya massf merayap ini ~ no berarti untuk padat kendaraan, tapi para pengunjungnya apa banyak sekali dan berburu goods dikaki five ini apa membuat jalan saja harus satu langkah demi selangkah. Nah, kalau mau berbelanja dipasar baru ini ketika menjelang lebaran, siapkan energy apa lebih, buat padatnya noel terkira-kira tuh pasar baru menjelang lebaran.




Anda sedang menonton: Harga rambut sambungan di pasar baru

*

Ya, siang itu pasar baru sangat penuh sesak dengan hiruk-pikuk pengunjung. Mungkin keramaian itu cantik menggeliat dari pasar baru ini awal hidup, biasanya pukul 9 pagi para pedagang feet lima ini, ataupun toko-toko yang berada dikawasan pasar baru sudah start berdagang. Times kami berada disana (Pasar Baru), tempat-tempat apa terlihat penuh sesak orang tawar-menawar barang, maupun hanya sekedar melihat, ada berada diarea yang banyak penjual kaki limanya. Namun tak jarang juga pengunjung mendatangi beberapa toko apa ada dikawasan pasar baru. Khusus untuk toko-toko apa sedang mengadakan diskon besar-besaran (katanya…), hingga berdiskon 70%, tokonya paling ramai mencapai pembeli. Waktu itu apa kami kronologi toko Ramayana sangat massf sekali menjangkau pembeli, buat diskon apa ditawarkan begitu menggiurkan. Dan sepertinya orang-orang terutang antusias dengan memilih-milih pakaian apa dirasa cocok kemudian memborong kerumunan pakaian. Wah..kalau begini saya lihatnya ternyata orang-orang Indonesia kaya-kaya ya..soalnya di atas memborong pakaian tuh??... Keramaian market baru di siang akun itu sepertinya tidak hanya terjadi di pedagang kaki lima (yang batal sepatu, tas-tas, dll) maupun toko-toko yang ada. Namun pedagang memberi makan siang itu tambahan tak kalah ramai dengan pembeli yang siang menemani itu tengah search makanan untuk makan siang atau papan kecil just sekedar mengganjal perut. Pilihan kami (saya dan suami), ikut nimbrung dipedagang pecel. Ikut antri menjangkau sabar, dan berdesakan untuk membeli sepiring small pecel yang begitu lezat menggoda. Kalau saya yang merasakan pecel ini, rasa enak sekali..saya suka! together para orang yang tinggal pecel lainnya kita turut duduk ditangga depan toko optic (optic java kalau noel salah namanya). Sambil menikmati pecel, sambil pemandangan orang yang berseliweran. Harganya noël mahal-mahal pecelnya, just Rp. 5.000; perporsi. Kalau mau ditambah dengan dll (sate usus, tempe goreng, dll), tambah nikmat sekali pecelnya. Kalau mau mencari yang lain karena mengganjal perut disiang hari nan terik dipasar baru ini, bisa ~ coba saja knows genjrot yang pedasnya dijamin langsung untuk membuat perut panas, dan berakhir dengan perut mulas (pengalaman makan kenal genjrot). Paling enak buat saya, untuk mengetahui genjrot yang biasa mangkal didepan membeli sepatu Bata (dulu), tapi kok kemarin menyertainya saya cantik tak menemukannya lagi. Selain senin makanan itu, tradisional ada penjual siomay, juga lontong sayur, dan macam-macam pakan kecil dll disana. Pokoknya, kalau datang kepasar baru hendak berbelanja, dijamin tak bakal kelaparan.


*

untuk kali ini, terasa noël biasa ketika jalan di kawasan market baru ini. Karena saya para pedagang kaki limanya shine lebih rapih, tambahan terlihat lebih bersih jalan dikawasan pasar baru ini. Semakin mendekat kearah pintu market baru yang berhadapan dengan jalan Antara, didepan toko-toko apa berderet-deret sudah lampu bersih dari pedagang kaki lima, siapa tahu itu yang jual makanan, pernak-pernik, kaos-kaos dll. Dulu, waktu saya belanja disini (waktu kita masih membukukan di Jakarta), kawasan ini (pasar baru), bersinar semrawut. Saya terutang senang terlalu banyak jalan-jalan dipasar baru kali ini, sepertinya memang kawasan market baru sedang berbenah. Tidak just itu saja, didepan pintu gerbang pasar baru (Jl. Antara), dulunya didekat tangga jembatan penyeberangan, kawanan angkot ngetem, ruwet sekian melihatnya. Tapi times kami hendak mencari taksi sabtu lalu, angkot-angkotnya sudah tidak ada apa ngetem disitu lagi. Hanya satu, dua, bajaj saja apa terlihat disitu. Melihatnya, akun itu benar-benar nyaman. Buat kalau kawanan angkot ngetem disitu, selama kita akan naik bus misalnya, bakalan kesulitan, buat tertutup melalui angkot-angkot yang sedang ngetem itu (pengalaman pribadi).



*

untuk kami, pasar baru menjadi terasa lebih nyaman lagi, andaikata nih…area pasar baru itu bebas dari kendaraan, siapa tahu itu rodanya dua maupun rodanya empat. Jadi, kawasan market baru, khusus untuk pejalan kaki, noël ada mobil-mobil ataupun motor-motor yang berseliweran dimasukkan di kawasan pasar baru. Kalau satu chapter ini cantik diterapkan, belanja di pasar baru akan terasa sangat nyaman, senyaman-nyamannya. Dan satu lagi, bersih dari peminta-minta (pengemis), supaya kawasan pasar baru enim tujuan perjalanan belanja apa bergengsi yang mampu absorb wisman (wisatawan mancanegara) lebiihh kawanan lagi.





Lihat lainnya: Cara Membuat Bibir Pink Natural, 6 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

*

Ya, tengah hari nan terik berada dikawasan market baru, membuat kami terasa gerah, dan kepanasan. Namun, lanskapnya adanya perbenahan, membuat saya dan suami bisa ~ tersenyum, dan menikmati hiruk pikuknya sebuah pasar yang terus menggeliat ditengah hari yang panas, dan terus menyedot heed para pengunjung.